Kelompok Kepentingan

Kelompok kepentingan dalam ilmu politik bisa di artikan sebagai setiap organisasi yang brusaha mempengaruhi kebijakan pemerintah, dan pada waktu yang sama berkehendak memperoleh jabatan publik (Collin Andrew).

Kelompok kepentingan mengumpulkan dan mengubah kepentingan-kepentingan yang tercerai berai di masyarakat menjadi satu kesatuan untuk kemudian di perjuangkan, agar menjadi bagian dari kebijakan publik yang memberi manfaat bagi kelompoknya, dan kepentingan masyarakat yang di perjuangkan.

Ada banyak hal yang dilakukan oleh kelompok kepentingan untuk mendapatkan pengaruh terhadap kebijakan pemerintah yaitu:

  • Demokrasi dan tindakan kekerasan. Hal ini mejadi sarana untuk menyatukan tuntutan yang bisa di pakai oleh setiap kelompok kepentingan
  • Hubungan pribadi. Dengan menggunakan keluarga, sekolah, hubungan kedaerahan menjadi perantara
  • Perwakilan langsung. Melakukan representasi atau komunikasi langsung dengan orang yang berkepentingan
  • Saluran formal dan institusional lain. Misalnya melalui media massa seperti radio, surat kabar, televisi, dan majalah. Atau bisa juga melalui parpol, partai yang sangat ideologis dengan struktur organisasi yang hirakis seperti partai komunis cenderung mengendalikan kelompok kepentingan ini.

Beberapa jenis kelompok kepentingan:

  1. Kelompok Anomik
  2. Kelompok non assosional
  3. Kelompok Institusioanal
  4. Kelompok Assosional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: